

Kondisi motor yang ringsek usai ditabrak mobil Daihatsu Ayla di KM 10 Holtekam, Kamis (18/1). Akibat tabrakan ini dua orang tewas seketika. (foto:Humas Polresta)
JAYAPURA – Untuk kesekian kalinya aparat harus menangani kasus kecelakaan maut yang terjadi diakibatkan salah satu pengguna jalan dipengaruhi minuman keras.
Dua orang yang tewas yakni Yusran Masuku (44) yang keseharian bekerja sebagai anggota Brimob dan seorang wanita bernama Wa Eti (39). Keduanya tewas di lokasi kejadian.
Dari laporan yang disampaikan Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Frets Lamahan kejadian ini terjadi Kamis (18/1) malam sekira pukul 22.45 WIT di Km 10 Holtekamp.
Saat itu sopir Daihatsu Ayla dengan nomor polisi PA 1571 RI dibawa oleh YW (48) dengan seorang penumpang berinisial AA (18). Diketahui YW ketika itu mengemudi dalam keadaan dipengaruhi minuman keras.
Frets Lamahan menjelaskan kecelakaan berawal saat dua motor termasuk motor korban datang arah yang sama yakni pertigaan Holtekamp menuju Jembatan Youtefa dimana kedua motor ini berada di depan mobil Daihatsu Ayla.
“Ketika sampai di lokasi kejadian Mobil Ayla kehilangan kendali lalu menabrak kedua pengendara motor yang ada didepannya hingga kedua pengendara dan langsung meninggal dunia dengan luka parah,” kata Kapolsek.
Korban Yusran Masuku mengalami luka sobek dan patah pada bahu kiri juga di dahi serta patah di bagian hidung juga leher dan keluar darah dari hidung. Sedangkan korban Wa Eti alami luka sobek di dahi, patah tangan kanan dan alami benturan di bagian kepala. “Sopir Ayla masih kami tahan untuk mempertanggungjawabkan dua nyawa yang ditabrak,” imbuh Kapolsek.
Kasus ini sempat menarik perhatian publik mengingat karena minuman keras akhirnya dua nyawa melayang sia – sia. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…