Categories: BERITA UTAMA

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

JAYAPURA-Aksi penolakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan serentak di Wamena, Nabire, Kota Jayapura dan Sentani, Selasa (15/9), dinilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua sebagai fenomena yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah.

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak terjadi secara spontan dan kemungkinan ada pihak yang mengorganisir para pelajar. “Jika demo dilakukan serentak itu pasti ada yang mengorganisir, jadi tidak bisa kita melihatnya sepotong-sepotong namun harus dilihat secara utuh. Jadi pasti ada yang mengorganisir sehingga demo penolakan MBG hampir terjadi di seluruh tanah Papua,” kata Frits kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/9).

Namun, menurut Frits, dugaan tersebut tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan substansi aspirasi yang disampaikan para pelajar. “Kalau ada orang memberi protes, menyampaikan aspirasi, maka harus dilihat sebagai sebuah upaya untuk melakukan perbaikan. Karena itu harus direspons, didengar supaya tidak menjadi resisten terhadap penerima manfaat,” katanya.

Frits mengatakan, munculnya penolakan terhadap MBG perlu dilihat dari berbagai persoalan dalam pelaksanaannya. Mulai dari penerima manfaat yang belum merata, keterlambatan distribusi makanan, pelayanan yang belum menjangkau seluruh sasaran hingga kasus keracunan yang sempat terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi alasan munculnya resistensi di tengah masyarakat, khususnya pelajar sebagai penerima manfaat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

13 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

13 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

14 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

14 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

15 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

15 hours ago