

ILUSTRASI: Korban pemerkosaan. (Kokoh Praba/Dok. JawaPos.com)
MERAUKE- Kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur terjadi di Merauke. Seorang oknum guru ngaji berinisial AA (25) diduga lecehkan anak muridnya yang baru berusia 13 tahun. Kasus dugaan pelecehan ini terjadi di rumah pelaku di Merauke 10 Juni 2026 sekira pukul 20.30 WIT.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terlapor AA terhadap korban yang berusia 13 tahun tersebut. ‘’Oleh penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak Reserse Kriminal Polres Merauke, terlapor AA sudah diamankan di ruang tahanan Mapolres Merauke,’’ kata PS Kasi Humas Ipda Andre, di ruang kerjanya, Jumat (12/6).
Andre menjelaskan kronologi kejadian kasus tersebut berawal saat korban seperti biasa datang ke rumah terlapor untuk les mengaji bersama seorang temannya. Setelah selesai mengaji, korban dan seorang temannya tersebut keluar dan menungu keluarganya di luar rumah untuk dijemput.
Page: 1 2
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…