

Satresnarkoba Polresta Jayapura Kota saat memusnahkam 4 Kg Ganja di Ampera Kota Jayapura, Jumat (12/6).(Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA–Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja hasil pengungkapan dua kasus tindak pidana narkotika yang berbeda. Kegiatan pemusnahan yang berlangsung di Halaman Ampera, Distrik Jayapura Utara, Jumat (12/6) pagi, dihadiri personel Satresnarkoba dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Jayapura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Frederickus W. A. Maclarimboen, melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bentuk transparansi penanganan perkara serta bukti nyata keseriusan Polresta Jayapura Kota dalam memerangi peredaran narkotika.
“Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari pengungkapan kasus berdasarkan Laporan Polisi, penyidik menetapkan dua tersangka yakni YD dan MP, warga negara Papua Nugini (PNG). Adapun barang bukti ganja yang berhasil diamankan dan kemudian dimusnahkan memiliki berat bruto sebanyak 2.471,02 gram,” ungkapnya.
Selanjutnya, pada kegiatan pemusnahan kedua yang dilaksanakan pada hari yang sama, barang bukti berasal dari pengungkapan kasus berdasarkan Laporan Polisi dan dalam perkara tersebut, penyidik menetapkan seorang tersangka berinisial WN (25).
“Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 1.744,45 gram, yang selanjutnya dimusnahkan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Febry.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…