

Pengukuhan ketua dan pengurus IDI Jayawijaya Periode 2025-2028 di Hotel Baliem Pilamo Wamena, Sabtu (1/8) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode 2025-2028. Ketua IDI Wilayah Papua dr. Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey. Sp.U usai pelantikan IDI Jayawijaya mengatakan di Papua ada 6 Provinsi dan setiap Provinsi harusnya memiliki IDI wilayah.
Namun baru tiga yang terbentuk yakni IDI Papua Barat Daya, IDI Papua Barat dan dan IDI Papua yang masih membawahi Papua tengah Papua Pegunungan serta Papua Selatan.
“Kami juga akan mendorong IDI Jayawijaya untuk mendirikan IDI Wilayah Papua Pegunungan, dan diharapkan IDI Jayawijaya mampu memfasilitasi mendirikan IDI Cabang di 7 kabupaten lainnya sehingga organisasi ini bisa terbentuk untuk wilayah Provinsi Papua Pegunungan,” ungkapnya Sabtu (1/8) di Wamena.
Kedepannya IDI Wilayah Papua akan membantu IDI Jayawijaya untuk terus mendorong kehadiran IDI Papua Pegunungan sesuai dengan yang diarahkan Pemerintah Daerah, Organisasi IDI akan merupakan mitra strategis pemerintah, oleh karena itu, usai mini simposium ini dilakukan maka akan dilanjutkan dengan raker.
“Hasil dari raker itu harus segera diusulkan dan langsung mengumpulkan berkas agar IDI wilayah Papua bisa mengeluarkan rekomendasi untuk terbentuknya IDI cabang di 7 kabupaten barulah bisa kita dorong untuk membentuk IDI wilayah Papua Pegunungan,”kata dr. Nickanor Wonatorey.
Di tempat yang sama Ketua IDI Jayawijaya dr. Charles Manalagi, Sp.Og menngaku jika IDI Jayawijaya sebenarnya masih melingkupi 8 Wilayah Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan dan seharusnya IDI cabang itu hanya selevel Kabupaten, hanya saja disini untuk 7 kabupaten lain belum ada IDI cabang dan masih bergabung ke Jayawijaya.
“Sesuai dengan arahan Pj Sekda Papua Pegunungan, maka kami akan fasilitasi dan coba untuk dimulai sehingga 8 kabupaten di wilayah Papua Pegunungan mempunyai IDI Cabang masing-masing, ini yang kita coba untuk inisiasi dan kita coba mulai,”jelasnya di Wamena
Menurutnya, setelah IDI cabang berdiri di 8 Kabupaten maka secara otomatis ada rekomendasi dari IDI wilayah Papua untuk Membentuk organisasi tersebut di tingkat Provinsi Papua Pegunungan, selain itu juga dengan terbentuknya IDI Jayawijaya diharapkan bisa mengayomi tenaga dokter yang ada di wilayah ini.
Kata dr Charles, IDI Jayawijaya juga mendukung apa yang akan diberikan oleh Pemprov Papua Pegunungan seperti rencana untuk membangun Rumah Sakit Provinsi sebagai pusat rujukan dan juga mendorong rumah sakit lainnya yang ada di wilayah Papua Pegunungan, serta puskesmas yang ada guna menjawab kebutuhan kesehatan kepada masyarakat.
“Tantangan kita disini jumlah dokter masih kurang banyak, sehingga ini yang kita coba bantu fasilitas putra daerah di Papua Pegunungan untuk bisa menjawab kebutuhan akan tenaga dokter disini ,” kata Direktur RSUD Wamena. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…
Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…
PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…
Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…
Gubernur Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…
Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak Rayon…