Categories: BERITA UTAMA

Ada Kekerasan, Jenazah Misterius di Holtekamp Adalah Tapasya

Hasil DNA Sesuai, Ibu Korban Nyaris Diamuk Warga

JAYAPURA– Misteri tentang siapa identitas jenasah bocah yang ditemukan di perairan Holtekamp, Jayapura setelah 14 Mei ditemukan akhirnya terjawab. Setelah penantian panjang dan penuh harap, Polisi akhirnya mengumumkan hasil tes DNA. Ini adalah salah satu pengujian genetik yang dilakukan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada gen, kromosom, dan protein seseorang.

Biasanya, tes ini sering digunakan untuk mencocokan hubungan keluarga dan garis keturunannya. Dan otopsi dan tes DNA, mayat tersebut dipastikan adalah Nurmila Nainin, bocah perempuan berusia 9 tahun yang akrab disapa Tapasya. Ia dilaporkan hilang pada Senin, 7 April 2025, di kediaman orang tuanya di kawasan Dok IX, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Kepastian identitas ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, AKBP dr. Rommy Sebastian. Romy mengungkapkan bahwa proses otopsi dilakukan pada Jumat, 18 April 2025. Pada pukul 21.20 WIT, tim medis mengambil sampel DNA dari jasad mister X tersebut.

“Hasil tes DNA menunjukkan identik dengan DNA ibu dan ayah kandung Tapasya,” ujar dr. Rommy kepada Cenderawasih Pos melalui sambungan telepon, Minggu (11/5). “Jenazah telah kami serahkan kepada pihak keluarga pada hari ini, pukul 12.10 WIT,” lanjutnya.

Rommy menambahkan dari hasil Otopsi, menemukan adanya kekerasan benda tajam pada tubuh korban.

“Kedua anggota kerak bagian bahwa mulai dari paha, lutut hingga betis ditemukan bekas kekerasan tajam,” bebernya.

Inipun ditegaskan Kapolresta Jayapura Kota AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen bahwa hasil pemeriksaan DNA menunjukan jasad yang ditemukan di perairan Holtekamp beberapa waktu lalu 99,9 persen akurat dengan DNA orang tua dari Nurmila alias Tapasya.

“Jasad Ananda Nurmila telah diserahkan dan langsung dilakukan tahapan prosesi pemakaman hingga jasad dikuburkan di TPU Buper Waena oleh pihak keluarga,” kata Kapolresta dalam keterangan tertulisnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

DASS: Kebijakan Pemangkasan Dana Kampung Perlu Ditinjau

ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…

22 minutes ago

Jadi Sumber PAD Baru Diskominfo Kembangkan Layanan Video Tron Untuk Umum

Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…

1 hour ago

Satu Dalam Enam, Strategi Kolektif Lepaskan Papua dari Belenggu 3T

Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…

2 hours ago

Pungutan Retribusi Sampah Dimulai dari ASN Pemkab Jayawijaya

Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…

3 hours ago

Terminal Kontainer Pelabuhan Merauke Semakin Padat

Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua…

4 hours ago

Pemkab Yalimo Tegaskan Disiplin ASN dalam Apel Pagi

Apel pagi dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Yalimo, Leonardus Pally, dan diikuti para asisten setda,…

5 hours ago