Categories: BERITA UTAMA

Ada Pertemuan, Percakapan dan Komunikasi dengan Almarhum

JAYAPURA– Empat orang oknum justru mangkir dari panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Kepala Komnas HAM Frits Ramandey mengatakan, pemanggilan tersebut berdasarkan pengaduan dari orang tua almarhum Michelle yang mendatangi Kantor Komnas HAM Papua, pada awal September lalu.

“Komnas HAM sudah memanggil empat orang terkait dengan kematian Michelle  berdasarkan pengaduan orang tua dari almarhum, hanya saja mereka tak memenuhi panggilan pertama kami,” terang Frits kepada Cenderawasih Pos, Senin (9/10).

Dikatakan Frits, empat orang yang dipanggil merupakan pihak pihak yang penting dalam kematian Michelle. Berdasarkan pengaduan pihak keluarga, empat orang tersebut bertindak dengan melakukan pertemuan dan percakapan dengan Michelle sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Empat orang ini memiliki jabatan strategis di institusinya, dalam aduan keluarga dia adalah  oknum. Namun ketika berkomunikasi dengan almarhum Michelle, patut kita menduga komunikasi tersebut berhubungan dengan tugas kelembagaan,” ungkap Frits.

“Dalam pengaduan, keluarga menyebutkan ada pertemuan, percakapan dan komunikasi dengan almarhum sebelum meninggal dunia,” sambung Frits.

Menurut Frits, kematian Michelle menjadi perhatian nasional lantaran posisinya sebagai aktivis. Sehingga itu, kejadian ini jika tidak ditindaklanjuti oleh Komnas HAM dan penegak hukum lainnya maka akan menjadi preseden buruk.

“Karena kasus Michelle telah menjadi atensi nasional, sehingga menjadi perhatian bagi Komnas HAM,” tegas Frits.

Sebelumnya, Michelle Kurisi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (31/8). Jenazah Michelle ditemukan di Distrik Kolawa, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan dalam keadaan tertutup dedaunan.

Michelle diduga tewas dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Sebelum ditemukan tewas, sebuah video berisi klaim KKB telah membunuh Michelle Kurisi di Distrik Kimbim, Kabupaten Jayawijaya beredar sejak Selasa (29/8). (ade/fia/wen)

Juna Cepos

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

15 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

16 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

17 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

18 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

19 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

20 hours ago