Categories: BERITA UTAMA

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

JAYAPURA-Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata.

 Akibatnya tidak hanya massa aksi demonstrasi yang menjadi korban tetapi juga masyarakat yang ada di lokasi. Kondisi ini menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Dari pantauan Cenderawasih Pos dilokasi setidaknya tiga (3) orang masyarakat sipil di wilayah Abepura harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis akibat terkena gas air mata. Korban terlihat harus mengunakan oksigen karena mengalami sesak nafas, mata perih.

Menangapi itu, Ketua Komnas Ham Papua, Frits Ramandey mengatakan bahwa pengunaan gas air mata dilakukan oleh aparat kepolisian dalam aksi demonstrasi tentu harus mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) atau Prosedur Tetap (Protap).

Menurut Frits polisi punya kewenangan untuk membubarkan aksi, namun tidak berhak mengejar bahkan mengepung massa. Meskipun begitu dirinya turut apresiasi langkah dari Kapolresta Jayapura dalam menangani aksi demo yang terjadi di wilayah Abepura-Waena pada, Senin (27/4).

Dirinya mengaku belum tahu pasti terkait dengan pengunaan gas air mata oleh aparat kepolisian kepada massa aksi sehingga mengakibatkan sejumlah masyarakat sipil harus dilarikan ke RS.

“Tentu saya belum menguji alasan mereka mengunakan itu (Gas air mata). Apakah itu sda protap ka belum. Pengunaan gas air mata itukan untuk mengusir, membubarkan massa,” kata Frits kepada Cenderawasih Pos di Abepura, Senin (27/4).

Namun yang pasti kata kepala Komnasham Papua itu menegaskan bahwa, pengunaan gas air mata itu harus dilakukan sesuai protap tidak sembarang.

Peristiwa yang terjadi di Abepura yang mengakibatkan sejumlah masyarakat sipil dilarikan kerumah sakit kata Frits merupakan konsekuensi dari ekskalasi yang terjadi.

Untuk itu ia meminta Polresta Jayapura Kota harus memastikan kondisi dari masyarakat sipil yang terkena gas air mata dalam aksi yang berlangsung di Abepura – Waena, baik-baik saja.

”Kapolresta harus memastikan kondisi mereka baik-baik saja,” pungkasnya.



Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

25 minutes ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

1 hour ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

2 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

3 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

4 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

5 hours ago