Categories: BERITA UTAMA

Cinta Ditolak, Pelaku Habisi Nyawa Korban Dengan Sekali Tembakan

JAYAPURA – Polres Keerom berhasil mengungkapkan kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar berinisial MW (17) yang sempat menghebohkan mengingat sangat jarang ada korban tewas di Keerom akibat tembakan. Kejadian pada Rabu (11/9) lalu ini sempat membuat penyidik bekerja ekstra lantaran  tak banyak saksi yang mengetahui kejadian awal penembakan tersebut.

Pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kerom, AKBP Christian Aer didampingi Kasat Reskrim Polres Keerom, AKP Jetny Sohilait saat menggelar konferensi pers di Mapolres Keerom, Senin (7/10).

Christian mengungkapkan tersangka AW (48) menghabiskan nyawa korban dengan mengunakan senapan angin jenis PCP. Adapun motif pelaku dalam melakukan aksinya itu disebabkan sakit hati terhadap korban karena cintanya ditolak.

Jadi diam – diam ternyata AW memendam rasa suka terhadap MW. Hanya disini ternyata MW sudah memiliki kekasih sehingga pelaku kesal. Yang lebih membuat pelaku sakit hati adalah menurut pelaku, korban menolak cintanya karena ia seorang tunarungu atau disabilitas pada pendengaran. 

“Pelaku inisial AW  melakukan pembunuhan terhadap korban karena sakit hati. Cinta ditolak karena TSK tuna rungu  dan iapun nekat menghabisi nyawa korban menggunakan senapan angin jenis PCP,” Jelas Kapolres.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

7 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

7 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

8 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

8 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

9 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

9 hours ago