Sementara Kordiv Pencegahan Parmas dan Humas, Bawaslu Papua, Yofrey Priyamta Kebelen menegaskan, jika dari hasil penanganan pengaduan tersebut terbukti ada pelanggaran, maka Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi atau keputusan. Rekomendasi itu tentunya berhubungan dengan sanksi yang akan diterima oleh pihak yang terbukti melanggar aturan itu.
“Kalau terkait dengan netralitas tentu ada pejabat yang berwenang untuk memberikan sanksi karena memang kami tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi kepada ASN, yang ada kewenangan itu BKN. Itu kalau terbukti tetapi kalau tidak terbukti maka sampai di situ,”ujarnya.
“Kita ikuti dulu prosesnya bahwa Bawaslu punya waktu tiga hari untuk melaksanakan mekanisme penanganan pelanggaran. Kami akan memanggil para pihak yang perlu dimintai keterangan, baik pelapor, terlapor dan juga para saksi yang sekiranya bisa memberikan keterangan tambahan terkait dengan apa yang dilaporkan pelapor,”sambung dia.
Dia mengatakan yang perlu didalami untuk PJ Walikota Jayapura, Christian Sohilait adalah mengklarifikasi dan memastikan soal isi rekaman di dalam 9,36 menit itu. Terutama mengenai kebenaran rekaman itu dan juga memastikan bahwa peristiwa yang dilaporkan itu benar terjadi atau tidak. “Jadi perlu dipastikan,” singkatnya.
Untuk memastikan keaslian rekaman itu pihaknya juga sudah menyurati ahli linguistik dari Universitas Cendrawasih Papua. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Labfor Polda Papua.
“Untuk saat ini keterlibatan ahli linguistik untuk memastikan unsur pendukung dan sebagainya dari bahasa yang dikeluarkan dalam rekaman itu,”katanya.
Menurutnya, bisa saja semua pihak yang terlibat di dalam pertemuan itu akan dipanggil terutama mereka yang dinilai perlu mendapatkan keterangan untuk memperkuat keputusan yang perlu diambil terkait dengan peristiwa itu. Pihaknya hanya menyediakan waktu 3 hari untuk menyelesaikan kasus itu. Selanjutnya, setelah memeriksa pelapor, Bawaslu dijadwalkan akan memanggil dan memeriksa Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait hari ini, Kamis (7/11). “Untuk Pj Walikota kami jadwalkan besok (hari ini),” tutupnya. (kar/roy/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…