Categories: BERITA UTAMA

Angka DTI 2026 Terjun Bebas

Dari Rp 560 Miliar Turun Menjadi Rp 176 Miliar

JAYAPURA – Pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Papua patut dicermati secara baik. Dampak dari efisiensi anggaran ternyata mempengaruhi nilai transfer daerah. Hal tersebut nampak saat Pemerintah Provinsi Papua bersama pemerintah kabupaten/kota di sembilan daerah di Papua menandatangani berita acara kesepakatan alokasi Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk tahun anggaran 2026.

Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni menyampaikan, anggaran untuk DTI dan Otsus tahun 2026 sudah disiapkan.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pengalokasiannya dilakukan secara tepat dan pemanfaatannya bisa cepat dirasakan oleh masyarakat,” kata Fatoni kepada wartawan, usai penandatanganan yang berlangsung di Gedung Negara, Kamis (4/9).

Ia menyebut, salah satu kendala yang selama ini dihadapi adalah keterlambatan dalam proses realisasi anggaran. Hal ini menyebabkan pembangunan tidak berjalan optimal. Oleh karena itu, ia mendorong agar realisasi anggaran bisa dilakukan sejak awal tahun.

“Jika pembangunan dimulai sejak awal tahun, maka hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Pelayanan publik membaik, ekonomi daerah tumbuh, daya beli meningkat, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga naik,” jelasnya.

Agar serapan anggaran membaik, Fatoni mengingatkan pentingnya menjaga iklim kondusif di Papua. Menurutnya, stabilitas keamanan sangat penting untuk keberlanjutan pembangunan.

“Kita harus menjaga suasana damai Papua. Sebab, jika terjadi kerusuhan atau gangguan keamanan, biaya sosial dan ekonomi yang harus ditanggung sangat besar. Maka, yang sudah baik kita rawat, yang belum ada kita bangun bersama,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

56 minutes ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

2 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

3 hours ago

Pemkab Puncak Jaya Perkuat Jiwa Kewirausahaan Pemuda

  Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…

4 hours ago

IDI Jayawijaya Didorong Bentuk 7 Cabang di Wilayah Papua Pegunungan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…

5 hours ago

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray,…

6 hours ago