Categories: PARIWARA

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

JAYAPURA – Persoalan moralitas dan mentalitas nampaknya masih menjadi satu PR bagi anak-anak muda di Papua. Dampak lingkungan mengambil peran penting untuk membentuk karakter generasi muda. Jika dari rumah proses mendidik tidak dilakukan sebagaimana mestinya ditambah dengan pengaruh negative yang tidak terfilter secara baik maka bisa dipastikan para generasi muda ini akan terpapar dengan nilai-nilai yang juga negative.

Inilah yang terungkap dari diskusi yang dilakukan di Kampung Yakonde Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura Sabtu (1/8). Diskusi ini kembali digelar oleh motivator muda Papua, Jose Ohei bersama timnya. Kegiatan digelar di Obhe Ondoporo Keray, Nikolas Daimoye Kampung Yakonde Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Ada banyak persoalan yang terungkap dari diskusi peningkatan kapasitas ini.

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray, Nikolas Daimoye tak menampik hal tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya berharap satu saat nanti muncul perubahan yang benar-benar menjadi terang bagi semua. Generasi muda di kampung yang dipimpinnya memiliki cara berfikir yang jauh lebih baik yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

“Ini (diskusi) sangat bermanfaat bagi anak-anak muda sebab seperti tadi dikatakan bahwa iniberkaitan dengan masa depan pemuda. Jika hidup baik maka hasilnya akan baik juga. Apalagi merubah manusia itu tidak mudah, harus ada komitmen dan niat untuk merubah dirinya,” katanya.

“Yang disampaikan sangat releate dengan kondisi saat ini. Keluarga itu lembaga non formal dan pendidikan itu dimulai dari rumah tangga. Itu menjadi ruang besar untuk bisa mengajarkan dan membentuk karakter yang mendorong masa depan mereka,” jelas Nikolas usai kegiatan.

Nikolas mengaku senang sebab diskusi semacam ini sangat jarang dan baru pertama kali dilakukan di Yakonde ini. Baginya pemaparan atau pemahaman seperti inilah yang dibutuhkan anak-anak muda di kampungnya. Ia sudah lama berharap ada sosialisasi terkait lingkungan dan sosial seperti itu. Pasalnya, ia melihat dampak buruk lingkungan mulai dari minuman keras hingga narkoba mulai mengganggu kehidupan masyarakat kampung.

“Kalau miras itu sudah dari dulu sedangkan narkoba seperti ganja itu saya pikir sudah masuk juga disini,” ungkapnya. Nikolas menganggap diskusi ini adalah berkat dimana warganya bisa mendengar langsung persoalan, pemicu, upaya dan cara atau solusi yang bisa diambil untuk keluar dari masalah, bagaimana mensikapi masalah pribadi, masalah keluarga dan masalah di lingkungan

Sementara sang motivator, Jose Ohei membagikan banyak cerita. Mulai soal adanya keluarga yang soal anaknya kelas 3 SMA yang pergi dari rumah karena mendengar bahwa ia bukan anak kandung dari orang tua yang ada saat ini. Sejatinya memang ia namun anak tersebut telah dirawat sedari kecil seperti anak sendiri.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

4 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

5 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

7 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

8 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

9 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

11 hours ago