Categories: BERITA UTAMA

ASN Ancam Palang Semua Kantor Perangkat Daerah

Asso mengklaim roda pemerintahan ini sudah rusak dengan muatan muatan tertentu. Sehingga itu, Pemerintah Pusat bisa mendengar apa yang menjadi aspirasi mereka.

Sementara itu, Perwakilan Tabi Saireri, Yulianus menyebut ketika dalam rumah anak anaknya ribut, berarti ada yang lebih buruk dari itu.

“Sejak beliau (Pj gubernur-red) dilantik sampai hari ini, saya melihat tidak ada langkah langkah konkrit yang dilakukan dalam melihat persoalan-persoalan di Tabi-Saireri. Saya tidak tahu komponen adat mana yang pernah beliau undang dan kemudian bicara terkait persoalan Tabi-Saireri,” ucap Yulianus.

Menurutnya, seorang pempimpin harusnya hadir untuk memberi solusi. Bukan datang untuk menjadi beban bagi daerah.

“Jika ASN berani menggelar demo seperti ini, menandakan APBD Papua lagi bermasalah. Berarti permasalahan itu kembali ke beliau sebagai pmpinan untuk menyelesaikannya, namun jika tidak mampu maka harus mundur,” ujarnya.

Sebagaimana kata Yulianus, tugas utama seorang kepala daerah adalah bisa mengurus dan membawa APBD untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ada di daerahnya.

“Kita punya otsus, DAU, DAK dan lainnya. Sekarang bagaimana itu diatur sehingga porsi rakyat diperhatikan dengan baik, begitu juga porsi di ASN dan itu tanggungjawab seorang kepala daerah selain tanggung jawab lainnya yang melekat,” ucapnya.

Menurut Yulianus, ada beberapa persoalan yang sampai hari ini Pj Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun belum bisa menyelesaiaknnya termasuk persoalan hak ulayat dan lainnya

“Jika seorang pemimpin sudah memiliki persoalan dimasa sebelumnya, tidak menutup kemungkinan dikepemimpinannya pasti membawa masalah demi masalah. Kita butuh orang baru yang bersih,” kata Yulianus.

“Seseorang pemimpin yang hadir harus mampu memberi solusi, bukan menjadi problem bagi pemerintahan daerah. Ketika dia masih menjadi bagian dari problem masa lalu, tidak akan mungkin dia memiliki kebijakan yang luar biasa. Sebab dia masih terbelenggu dengan persoalan sebelumnya,” sambungnya.

Lantas siapa sosok Pj gubernur baru yang diinginkan ? Yulianus menyebut pernyataan presiden sudah sangat jelas saat melakukan pemekaran di tanah Papua.

“Jokowi pernah katakan akan memekarkan Papua menjadi 6 provinsi dan dipimpin oleh anak anak asli Papua, saya pikir pernyataan Jokowi itu sangat jelas. Kini, kami pertanyakan sudah sejauh mana Presiden menterjemahkan itu,” ucapnya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Janji Besar Prabowo di May Day 2026Janji Besar Prabowo di May Day 2026

Janji Besar Prabowo di May Day 2026

Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…

9 hours ago

DPRK Jayawijaya Sidak Dinsos dan RSUD Wamena

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…

9 hours ago

Proposalnya Ditolak ITS, Eh Malah Raih S3 di Berlin

Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…

10 hours ago

Efisiensikan Biaya Operasional Penerbangan, Trigana Batasi Penerimaan Barang Cargo ke Wamena

Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…

10 hours ago

Pemprov Papua Selatan Bentuk Forum Energi Daerah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…

11 hours ago

Longsor di Distrik Walaik Rusak Lahan Pertanian Rumah Warga

Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…

11 hours ago