

Ketua Komis C DPRK Jayawijaya Agus Logo, S.IP bersama anggota melakukan Sidak ke IGD RSUD Wamena guna melihat tempat tidur yang digunakan untuk melakukan penindakan medis yang cepat Rabu (29/4) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komisi C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk mengecek penyaluran bantuan sosial.
Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, S.IP mengakui jika pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Sosial guna memetakan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pendistribusian bansos sehingga Komisi C DPRK Jayawijaya segera mengagendakan rapat dengar pendapat (hearing) secara formal.
“Rapat tersebut direncanakan akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk pihak mitra penyalur bantuan, yakni PT Pos Indonesia dan Bank Mandiri agar kita juga bisa mengetahui secara pasti masalah yang terjadi dalam masyarakat,”ungkapnya Rabu (29/4)
Selain itu, untuk RSUD Wamena menanggapi sorotan publik terkait kondisi fasilitas kebersihan di RSUD Wamena, Komisi C DPRK Jayawijaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit tersebut untuk memastikan pelayanan dan fasilitas yang diterima pasien memenuhi standar kesehatan sehingga perlu untuk melihat secara langsung terkait dengan alas tempat tidur yang dianggap tidak layak pakai.
“Kami langsung turun sidak ke RSUD Wamena. Kami melihat sendiri bahwa barang-barang yang dikeluhkan sudah langsung diganti oleh pihak rumah sakit. Sistem pelayanan pun telah diubah untuk mencegah hal serupa terulang,” jelas Agus
Ketua Komis C DPRK Jayawijaya juga menjelaskan, pihak rumah sakit kini telah menerapkan kebijakan penggunaan alas tidur sekali pakai (disposable) bagi setiap pasien. Langkah ini diambil untuk menjaga higienitas dan mencegah terjadinya penularan penyakit di lingkungan rumah sakit.
“Kami juga melihat beban operasional RSUD Wamena. Mengingat rumah sakit ini menjadi rujukan bagi pasien dari berbagai kabupaten di wilayah pegunungan, kami ingin megajak pemerintah daerah di wilayah sekitar untuk turut berkontribusi,”katanya.
Ia juga menegaskan, pasien yang ada di sini bukan hanya dari Jayawijaya saja, tetapi dari kabupaten-kabupaten tetangga. Oleh karena itu, Komisi C DPRK Jayawijaya mohon kepada para bupati di 7 kabupaten bersama-sama membantu memberikan perhatian dan dukungan fasilitasi bagi RSUD Wamena, agar pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di wilayah ini dapat lebih maksimal.
Page: 1 2
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…