Categories: PILKADA 2024

Saling Klaim Lebih Unggul

Lebih lanjut, Morin mengapresiasi kualitas pertanyaan yang diajukan dalam debat, serta kesiapan tim dalam menyusun materi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para panelis, KPU, Bawaslu, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan debat tersebut.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerja secara jujur dan adil menjelang hari pemungutan suara pada 6 Agustus 2025 mendatang,” tutup Morin. Sementara Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen juga diklaim tampil dominan dengan argumentasi yang kuat, sistematis, dan konsisten dengan visi-misi mereka sejak awal.

Menurut Juru Bicara Pasangan Mariyo, Muhammad Rifai Darus, keduanya menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang matang. Menyampaikan program kerja dengan bahasa yang tegas, berbasis data, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat Papua dari pesisir hingga pegunungan dan semua wilayah.

“Debat ini membuktikan bahwa pasangan Fakhiri–Aryoko tidak hanya siap memimpin Papua, tetapi juga memahami kompleksitas daerah ini. Mereka tidak terjebak dalam retorika, tapi menyampaikan rencana kerja nyata dan terukur,” kara Rivai.

Selama debat, Fakhiri menegaskan pentingnya stabilitas keamanan dengan pendekatan humanis dan berbasis kearifan lokal. Sementara Aryoko Rumaropen menekankan perlunya percepatan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan, dengan tata kelola anggaran yang transparan dan berpihak kepada rakyat kecil.

“Pasangan ini konsisten menyuarakan semangat proteksi, afirmasi, pemberdayaan, dan keadilan sebagai prinsip utama dalam membangun Papua ke depan. Dengan tampilnya Fakhiri–Aryoko secara meyakinkan dalam debat ini, diharapkan masyarakat Papua semakin mantap menentukan pilihan yang rasional dan berdasarkan rekam jejak serta kapasitas kepemimpinan,” tutupnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Di Nduga Menangis Sambil Robek Baju, Tempuh 13 Jam Jalan Kaki ke OmonDi Nduga Menangis Sambil Robek Baju, Tempuh 13 Jam Jalan Kaki ke Omon

Di Nduga Menangis Sambil Robek Baju, Tempuh 13 Jam Jalan Kaki ke Omon

Dulu, Gubernur Lukas Enembe sempat mengeluarkan penyataan aneh namun masuk akal. “Jika ingin membangun Papua…

10 hours ago

Ada 32 Penari yang Dibina, Prioritaskan Anak OAP Jadi Atlet Barongsai

Gerakan lincah dan atraktif dari para penari ini membuat para pengunjung sontak bersorak memberi semangat.…

11 hours ago

Mantan Pekerja Asrama SHP Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan

Esther menjelaskan, dirinya bersama sang suami mulai bekerja di Sekolah Papua Harapan yang berada di…

11 hours ago

Pasca Perayaan Imlek, Siapkan Festival Lampion

Sekretaris Vihara Arya Dharma Kotaraja Jayapura Hendri Festival lampion melambangkan harapan, kebahagiaan, keberuntungan, dan kehidupan…

12 hours ago

Tersangka Pencurian Dan barang Bukti Diamankan

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H menjelaskan…

12 hours ago

Ketua MBI Yakini Imlek Bawa Peluang Ekonomi Baru

"Tahun Kuda Api identik dengan semangat tinggi dan keberanian mengambil langkah baru. Ini menjadi waktu…

13 hours ago