Categories: PARIWARA

Kabupaten Tolikara Segera Miliki Terminal Darat Resmi Pertama

Untuk Wujudkan Transportasi yang Tertib dan Profesional

KARUBAGA -Seiring bertambahnya usia Kabupaten Tolikara yang kini telah memasuki lebih dari 22 tahun sejak resmi dimekarkan dari Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2002, berbagai sektor pembangunan terus menunjukkan kemajuan yang nyata. Salah satunya adalah pembangunan Terminal Darat Induk Tolikara yang kini berdiri megah di kawasan Gurikme, Distrik Karubaga, bersatu lokasi dengan Pasar Sentral Karubaga.

Terminal ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan langkah strategis dalam menata sistem transportasi darat yang tertib, aman, dan terorganisir. Proses pembebasan lahan dilakukan sejak era kepemimpinan Bupati Usman G. Wanimbo, SE., M.Si, pembagunannya dilanjutkan oleh Penjabat Bupati Marthen Kogoya, SH., M.AP, dan kini dirapikan serta disiapkan untuk diresmikan dan difungsikan di bawah kepemimpinan Bupati Willem Wandik, S.Sos.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Jundi Wanimbo, saat meninjau langsung lokasi terminal pada Senin, 27 Juli 2025, menyampaikan bahwa sejak pemekaran Kabupaten Tolikara sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002, belum pernah ada terminal darat permanen yang berfungsi secara resmi.

“Selama ini, angkutan dari kampung ke pusat distrik maupun dari Karubaga ke luar daerah seperti Wamena bahkan lintas provinsi, beroperasi tanpa tempat transit resmi. Sopir mencari lokasi secara liar untuk menaikkan dan menurunkan penumpang serta barang,” ujar Wanimbo.

Namun kini, harapan akan perubahan itu mulai terwujud. Di bawah arahan langsung Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda, SH., M.Si, Dinas Perhubungan mulai membangun terminal darat pusat yang representatif. Terminal ini akan menjadi pusat transit antar kabupaten dan provinsi, sekaligus lokasi pengumpulan retribusi daerah yang selama ini sulit dikendalikan.

“Banyak sopir selama ini tidak membayar pajak atau retribusi karena tidak ada sistem yang tertib. Dengan terminal resmi ini, kami bisa menata pergerakan kendaraan, memastikan retribusi masuk ke kas daerah, serta menjamin hak dan kewajiban para sopir terpenuhi secara adil,” tegas Kadis Perhubungan.

Terminal Darat Induk Tolikara ini menjadi bagian dari rencana besar pembangunan kawasan pemerintahan terpadu di Kota Baru Karubaga. Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, terminal ini menjadi simbol kemajuan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam membangun sistem transportasi yang modern, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Diskominfo Tolikara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

5 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

6 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

7 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

8 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

9 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

10 hours ago