

AKBP Sandi Sultan (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA– Wadansat Brimob Polda Papua, AKBP Sandi Sultan menegaskan untuk pilkada 2024, satuan Brimob Polda Papua jelas bersikap netral kepada siapapun calon Kepala Daerah. Hal ini sesuai dengan printah Kapolri kepada seluruh jajarannya.
“Saya pastikan, kami jelas netral kepada siapapun, bahkan bukan hanya kami di Satuan Brimob, tapi seluruh aparat TNI Polri, sudah pasti netral,” tegasnya kepada Cendrawasih Pos, Sabtu (16/11).
Pihaknya siap mengamankan tahapan Pilkada terutama pada, Rabu 27 November mendatang. “Sesuai perintah kami akan pastikan keamanan pilkada di semua titik,” ujarnya.
Dia berharap kehadiran calon-calon pemimpin di Papua, dapat memperhatikan kesejahteraan mereka. Dimana meskipun kontribusi mereka untuk Provinsi Papua ini cukup besar, namun kehidupan para anggota didalamnya masih jauh dari kata sejahtera. Mulai dari tempat tinggal, kantor-kantor, maupun barak masih belum tersedia secara maksimal.
“Semoga kedepannya ada perhatian untuk kesejahteraan kami, karena kami saat ini bisa dibilang belum sejahtera,” tuturnya.
Sandi Sultan mengatakan kehadiran Brimob di tanah Papua tidak dipandang hanya dari satu sisi tentang keamanan, tapi bagaimana mereka ikut berpatisipasi membangun tanah inu dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun pembangunan infrastruktur.
“Kita hadir untuk membangun Papua ini bisa lebih maju, SDM nya meningkat, saya harap hal ini dapat dipahami semua pihak,” tuturnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…