

AKP Suhardi Sahilatua (FOTO:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Tahapan kampanye pemilihan kepala daerah 2024 Provinsi Papua sementara berlangsung, antusias masyarakat dalam mengikuti acara kampanye pun tak terbendung. Hal itu terlihat beberapa pekan terakhir ini antusias masyarakat untuk mendukung pasangan calonnya sangat meriah.
Menanggapi hal itu, Ditlantas Polda Papua mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mentaati aturan lalu lintas di jalan. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas), para pendukung dari Paslon dilarang mengunakan mobil bak terbuka (pick up) dalam mengikuti kegiatan kampanye.
Seperti diketahui selama ini mobil dengan bak terbuka banyak digunakan sebagai angkutan massa menuju lokasi kampanye maupun ketika konvoi di jalanan, terlebih selama masa kampanye.
Peringatan itu disampaikan Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol. Arbianto Pardede yang diwakili oleh Kasubagminopsnal AKP Suhardi Sahilatua, mengatakan bahwa direktur lalulintas Polda Papua melarang keras, masyarakat mengunakan mobil bak terbuka dalam mengikuti kampanye dari calon kepala daerah 2024.
“Selama melaksanakan kampanye terbuka, dilarang mengunakan mobil angkutan barang untuk menaiki penumpang karena dapat membahayakan jiwa manusia,” ujar AKP Suhardi, kepada Cenderawasih Pos, Senin (15/10).
AKP Suhardi mengaku akan memberikan teguran dan juga tindakan tegas apabila menemui kendaraan terbuka dalam pelaksanaan kampanye terbuka atau rapat umum. Meski begitu, sebelum melakukan tindakan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pendekatan dan pemahaman kepada masing-masing, Paslon, Parpol, dan panitia penyelenggara. (Kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…