

Suasana mediasi konflik yang dilakukan di Hotel Grand Baliem pada Senin (1/7). Pemerintah terus berupaya mendorong perdamaian dari konflik warga di Wamena. (Humas Polda)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama unsur TNI-Polri terus berupaya melakukan upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik antar warga Asolokobal dan Wouma yang terjadi di Distrik Wouma.
Konflik ini telah berlangsung sejak 2 pekan lalu. Mediasi tersebut dilakukan pada Senin (1/7) di Aula Lantai I, Hotel Grand Baliem. Pertemuan itu juga dihadiri Pj. Gubernur Papua Pegunungan, Dr.Velix Vernando Wanggai bersama Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok Siep, Pj. Bupati Jayawijaya Tony M. Mayor, Sekda Lanny Jaya Petrus Wakerkwa, ketua MRP Provinsi Papua Pegunungan Agus Nikil Huby, Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Pnb Athenius Murip, Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP Soeparmanto, Theo Hesegem selaku mediator dan sejumlah tokoh penting lainnya.
Pj. Gubernur Papua Pegunungan mengatakan, poin penting dalam pertemuan ini adalah keinginan dari kedua belah pihak untuk menghentikan pertikaian dan bersama-sama menuju perdamaian atau kesepakatan damai.
“Itu poin pertama yang pemerintah apresiasi dan yang kedua adalah pemerintah provinsi turut memfasilitasi langkah–langkah menuju inisiasi perdamaian berbasis adat,” kata Felix. Tentu pemerintah provinsi akan memberikan dukungan untuk acara inisiasi adat itu baik Asolokobal dan Wouma agar kedamaian bisa sgeera tercipta.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…