“Kita belum terima salinan gugatan itu. Salinan itu baru bisa di akses di terima oleh KPU, ketika Mahkamah mengatakan pengajuan tersebut dinyatakan lengkap dan didaftarkan di eBRPK itu,” kata fajar kepada Cenderawasih Pos via telepon Senin (26/8).
Ungkapnya pengajuan tersebut sementara diproses dan membutuhkan waktu tiga hari kerja bagi pemohon untuk memperbaiki dokumen kelengkapan setelah pengajuan tersebut di terima MK. “Jadi untuk tiga hari kedepan itu adalah waktu bagi pemohon untuk melengkapi atau memperbaiki dokumen pengajuan. Setelahnya kalau dokumen sudah dinyatakan lengkap oleh mahkamah maka akan dilakukan registrasi. Ketika ada demikian baru kita bisa akses,” terangnya.
Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa KPU Papua sangat menghormati keputusan apa pun yang akan diambil MK nantinya. Karena itu ia berharap, proses sengketa PSU Pilkada Papua berjalan baik tanpa menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…