

Pejabat Walikota Jayapura Dr Frans Pekey
JAYAPURA-Pejabat Walikota Jayapura Dr Frans Pekey berharap kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Jayapura, supaya lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. KPU Kota Jayapura yang saat ini diisi wajah baru usai dilantik di Jakarta beberapa waktu lalu, harus bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang terjadi sebelumnya.
Misalnya dengan mengantisipasi potensi-potensi gangguan yang bisa terjadi pada setiap tahapan persiapan Pilkada, termasuk yang bisa menimbulkan gangguan jalannya proses pemilihan kepala daerah di Kota Jayapura.
“Saya pikir itu sudah sesuai dengan PKPU pentahapannya Pilkada sudah dimulai sekitar tanggal 16 atau 17 Mei, dimulai dari seleksi PPD, Jadi tahapan itu biarlah penyelenggara pemilu yang melakukannya dengan KPU,” kata Frans Pekey, Jumat (19/4).
Dia mengakui KPU Kota Jayapura saat ini baru diisi oleh anggota-anggota baru yang baru dilantik dan juga baru melaksanakan tugasnya. Tentu hal ini butuh penyesuaian dan adaptasi terutama terkait dengan aturan yang berlaku di dalam proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kota Jayapura.
Karena itu sekali lagi dia menekankan pentingnya sikap profesionalisme, independen dan proporsional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyelenggara pemilu.
“KPU Kota Jayapura ini kan semua anggota baru, baru dilantik dan baru menjalankan tugasnya.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…