Categories: PAPUA TENGAH

Korban Jiwa Petugas KPPS Capai 35 Orang

JAKARTA – Kasus meninggalnya petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) kembali terjadi di Pemilu 2024. Meski angkanya jauh menurun dibanding 2019 lalu, berulangnya kasus tersebut harus menjadi keprihatinan.

Pada 2019 lalu, korban meninggal 894 orang dan sakit 5.185 orang. Tahun ini, korban meninggal sudah 35 orang ditambah 3.909 orang sakit.

Komisioner KPU RI Idham Holik mengatakan, dari hasil laporan, mereka yang meninggal disebabkan faktor kelelahan. ’’Informasi yang kami terima itu karena faktor kelelahan, yang akhirnya menyebabkan meninggal,’’ ujarnya kemarin (18/2).

Ada juga dugaan petugas yang memiliki komorbid penyakit tertentu, Idham menyebut hal itu baru sebatas isu. Untuk kepastiannya, KPU harus menerima informasi resmi dari otoritas kesehatan. Mengingat yang bisa mendiagnosis adalah dinas kesehatan.

Meski jumlahnya jauh menurun, mantan komisioner KPU Jawa Barat itu mengaku prihatin. ’’Ya apa pun itu jumlahnya kami tentunya sangat berduka ya,’’ ucapnya.

Dari sisi regulasi, KPU telah melakukan upaya pencegahan. Misalnya dengan membatasi usia maksimal 55 tahun, menerapkan skrining kesehatan, hingga memberikan bimbingan teknis.

Lebih lanjut lagi, KPU juga telah berupaya mengefisiensikan proses penghitungan suara. Yakni dengan mengusulkan penghitungan sistem dua panel. Meskipun ide itu tidak mendapat persetujuan dari partai politik, sehingga tetap menggunakan satu panel. ’’Ini adalah berdasar hasil rapat konsultasi dengan pembentuk UU,’’ ungkapnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengatakan, dari pihak pengawas TPS juga ada yang kembali menjadi korban. Sejumlah laporan sudah masuk. Namun, jumlahnya masih dalam proses pengumpulan data. ’’Kami perintahkan (jajaran) untuk mengurus proses baik proses pemakaman maupun santunan,’’ ujarnya. (far/c17/ulo/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

10 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

11 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

12 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

13 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

15 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

16 hours ago