Sebagai Ketua KPU Dorthea berharap KPU ditingkat Kota/kabupaten untuk tidak mempertahankan badan Ad Hoc yang telah melakukan pelangaran pada Pilkada tahun lalu (2024) yang tidak bekerja sesuai dengan mekanisme yang berlaku di KPU. Menurutnya jika oknum-oknum itu dipertahankan maka akan menyusahkan KPU sebagai penyelenggara pemilu.
Tak hanya itu dirinya juga telah mengingatkan anggotanya untuk tetap menjaga asas penyelenggara dalam PSU ini untuk tidak berpihak kepada salah satu calon.
“Tidak boleh dipertahankan, karena nanti akan menyusahkan lembaga. Sudah jelas regulasi kita. Karena itu saya berharap teman-teman (KPU) melihat pekerjaan mereka sebelumnya untuk menjadi bahan evaluasi. Saya juga telah mengingatkan teman-teman untuk tetap menjaga integritas dan asas penyelenggara,” ujarnya.
Lebih lanjut Dorthea mengatakan sejumlah persiapan dilakukan oleh KPU Papua yang sementara dalam proses diantaranya; persiapan penyaluran kotak suara, bilik, tinta dan beberapa persiapan lainnya. Sejauh ini kata Dorthea hanya Kabupaten Biak Numfor yang menyalurkan kontak suara, sementara kota/kabupaten lainnya sementara dalam proses pendistribusian. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…