

Steve Dumbon (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA– Ketua KPU Papua Steve Dumbon mengatakan hingga kini ada dua tempat pemungutan suara (TPS) di Distrik Heram, Kota Jayapura, masih menunggu keputusan KPU RI untuk menggelar pemungutan suara lanjutan (PSL).
“Ada dua TPS di Distrik Heram yakni TPS 37 dan TPS 39 belum melaksanakan PSL karena masih menunggu keputusan KPU RI,” kata Ketua KPU Papua Steve Dumbon, kepada antara Rabu (13/3) kemarin.
Dia menjelaskan rekomendasi PSL itu dikeluarkan Bawaslu setempat karena saat pemungutan suara pada 14 Pebruari lalu, logistik surat suara calon DPRD Kota Jayapura tertukar, sehingga para pemilih tidak dapat memilih calon legislatif kota setempat.
Dia menyebut ada sekitar 570 pemilih di dua TPS yang belum melakukan pemilihan terhadap calon anggota DPRD Kota Jayapura, sehingga bila KPU RI setuju dilaksanakan PSL maka pihaknya akan segera melaksanakannya.
“Logistik sudah siap sekarang, sehingga bila KPU RI setuju dilaksanakan PSL maka KPU Kota Jayapura akan langsung menggelar, sehingga pemilih dapat memilih wakilnya yang akan di duduk di DPRD Kota Jayapura,” kata Steve.
Ketika ditanya terkait progres pelaksanaan rapat pleno perhitungan suara KPU Papua, Steve Dumbon mengatakan hingga kini belum selesai dilakukan karena masih ada tiga kabupaten dan kota yang belum selesai melakukan pleno di tingkat kabupaten dan kota.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…