Dia menyebut tiga kabupaten dan kota yang belum selesai melaksanakan di tingkat daerah itu, yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Mudah-mudahan ketiga kabupaten dan kota itu dapat segera menyelesaikan perhitungan, sehingga KPU Papua dapat melaksanakan rapat pleno hingga selesai mengingat enam kabupaten lainnya sudah dilakukan,” Ketua KPU Papua Steve Dumbon.
Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Adi Prabowo mengatakan tim Gegana Satuan Brimob Polda Papua melakukan sterilisasi di tempat pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu 2024 yang dilaksanakan KPU Papua di salah satu hotel di kawasan Entrop, Kota Jayapura.
Selain itu, Polda Papua juga mengerahkan 350 personel untuk mengamankan pelaksanaan rapat pleno KPU Provinsi Papua.
Dikatakan, tim Gegana yang diterjunkan untuk melaksanakan sterilisasi dilakukan sebelum rapat pleno dilaksanakan. Pengecekan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur yang dilakukan di seluruh ruangan.
Bahkan tindakan sterilisasi tersebut bukan hanya dilakukan di dalam ruangan Rapat Pleno, namun juga pada pintu masuk dan sekeliling ruangan, kata Kombes Benny. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd. membacakan amanat tertulis yang memberikan…
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…