Categories: BERITA UTAMA

​Gema Kemerdekaan dari Tiom Tegaskan Komitmen Membangun dari Pelosok

​LANNY JAYA – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menggelar Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lapangan depan Kantor Bupati Lanny Jaya, Tiom, Senin (17/8). Upacara berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat dengan mengusung tema nasional “Indonesia Maju, Berdaulat, Mandiri, Bersatu”.

​Peserta upacara terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari siswa-siswi tingkat SMP dan SMA, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ASN di lingkungan Pemkab Lanny Jaya, hingga personel TNI-Polri. Kehadiran jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat turut melengkapi kemeriahan hari kemerdekaan di bumi Lanny Jaya.

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd. membacakan amanat tertulis yang memberikan arahan strategis terkait arah pembangunan daerah di masa kepemimpinannya. ​Dalam pidatonya, Bupati Aletinus Yigibalom menegaskan bahwa memperingati hari kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial saban tahun. Kemerdekaan harus diterjemahkan sebagai komitmen tiada henti untuk bekerja, melayani, dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga.

​”Kemerdekaan yang kita rayakan harus benar-benar dirasakan sampai ke pelosok negeri, sampai ke pegunungan, sampai ke kampung-kampung, hingga ke honai-honai masyarakat Lanny Jaya,” tegas Aletinus. ​

Bupati mengingatkan bahwa Kabupaten Lanny Jaya memiliki 354 kampung. Oleh karena itu, pembangunan tidak boleh hanya berpusat di kawasan perkotaan, melainkan harus bergerak dari kampung menuju kota sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
​
​Aletinus meminta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Kepala Distrik, hingga Kepala Kampung untuk mengubah pola kerja. Ia menekankan agar para pimpinan dan pelayan publik tidak hanya berdiam diri di kantor, tetapi aktif turun ke lapangan. ​”Pemerintah tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat, melihat kebutuhan mereka secara langsung, mendengar suara mereka, dan bekerja bersama mereka,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Kantor Bupati Boven Digoel Ditahan

Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…

1 day ago

Pemkab Merauke Godok Status Darurat Karhutla

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…

1 day ago

Kebakaran Hutan di Gunung Tembagapura Padam,  Potensi Api Susulan Perlu Diwaspadai

​Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…

1 day ago

TNI Hormati Putusan MK Soal Pidana Umum di Pengadilan Umum

Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…

1 day ago

Siapkan Dana Cadangan Sejak Awal Tahun, Anggaran BLUD Terus Berputar

RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai  sejauh ini masih dalam kondisi…

1 day ago

Aturan Sisa Kuota Internet Belum Dipatuhi Penuh

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…

1 day ago