

Robby Kepas Awi (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Tidak dipungkiri pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan pemilihan legislatif yang baru bergulir pada Februari 2024 lalu meninggalkan banyak cerita di kalangan publik. Terutama di Kota Jayapura, begitu banyak persoalan yang terjadi dan berakibat pada terganggunya proses dan tahapan kegiatan itu.
Hal ini juga diakui oleh PJ Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi. Karena itu, Robby menegaskan, beberapa catatan yang diperoleh di lapangan pada saat penyelenggaran Pilpres dan Pileg yang sudah dilakukan itu, akan menjadi bahan evaluasi yang segera dilakukan.
Hal ini penting, agar kesalahan yang sama tidak perlu terulang kembali, sehingga berpotensi menganggu tahapan pesta demokrasi lima tahunan itu di Kota Jayapura.
“Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi, Forkompimda dan penyelenggara Pemilu, terutama untuk data pemilih sesuai dengan mekanisme akan dilakukan verifikasi dan validasi ulang,” kata Robby Kepas Awi, Sabtu (4/5).
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…