

Robby Kepas Awi (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Tidak dipungkiri pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan pemilihan legislatif yang baru bergulir pada Februari 2024 lalu meninggalkan banyak cerita di kalangan publik. Terutama di Kota Jayapura, begitu banyak persoalan yang terjadi dan berakibat pada terganggunya proses dan tahapan kegiatan itu.
Hal ini juga diakui oleh PJ Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi. Karena itu, Robby menegaskan, beberapa catatan yang diperoleh di lapangan pada saat penyelenggaran Pilpres dan Pileg yang sudah dilakukan itu, akan menjadi bahan evaluasi yang segera dilakukan.
Hal ini penting, agar kesalahan yang sama tidak perlu terulang kembali, sehingga berpotensi menganggu tahapan pesta demokrasi lima tahunan itu di Kota Jayapura.
“Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi, Forkompimda dan penyelenggara Pemilu, terutama untuk data pemilih sesuai dengan mekanisme akan dilakukan verifikasi dan validasi ulang,” kata Robby Kepas Awi, Sabtu (4/5).
Page: 1 2
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…