

Robby Kepas Awi (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Tidak dipungkiri pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan pemilihan legislatif yang baru bergulir pada Februari 2024 lalu meninggalkan banyak cerita di kalangan publik. Terutama di Kota Jayapura, begitu banyak persoalan yang terjadi dan berakibat pada terganggunya proses dan tahapan kegiatan itu.
Hal ini juga diakui oleh PJ Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi. Karena itu, Robby menegaskan, beberapa catatan yang diperoleh di lapangan pada saat penyelenggaran Pilpres dan Pileg yang sudah dilakukan itu, akan menjadi bahan evaluasi yang segera dilakukan.
Hal ini penting, agar kesalahan yang sama tidak perlu terulang kembali, sehingga berpotensi menganggu tahapan pesta demokrasi lima tahunan itu di Kota Jayapura.
“Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi, Forkompimda dan penyelenggara Pemilu, terutama untuk data pemilih sesuai dengan mekanisme akan dilakukan verifikasi dan validasi ulang,” kata Robby Kepas Awi, Sabtu (4/5).
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…