Menkeu memerinci, Rp 2,3 triliun atau 6,4 persen dari total pagu dipakai untuk pembangunan IKN di klaster infrastruktur. Progres realisasi fisik sementara tercatat 13,5 persen. Dalam klaster infrastruktur, APBN digunakan untuk pembangunan gedung di kawasan Istana Negara, kawasan Kemenko dan kementerian lain, serta gedung Otorita IKN (OIKN).
Realisasi anggaran negara juga digelontorkan untuk pembangunan Tower Rusun Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pertahanan dan Keamanan (Hankam), Rumah Tapak Menteri, serta proyek-proyek krusial lainnya. Termasuk infrastruktur pengendalian banjir. ”Jadi, Sepaku Semoi, embung, dan pengendalian banjir itu menggunakan seluruh APBN kita,’’ jelasnya.
Dia juga memerinci penggunaan anggaran untuk klaster non infrastruktur sebesar Rp 2 triliun atau 65,5 persen dari total pagu Rp 3,1 triliun. ”Untuk belanja noninfra ada Rp 2 triliun. Mulai dari perencanaan, koordinasi, promosi, laporan dan rekomendasi kegiatan pemetaan, pemantauan, serta dukungan pengamanan dan operasi dari Otorita IKN sendiri. Dalam hal ini telah dibelanjakan Rp 2 triliun atau 65 persen dari pagu sebesar Rp 3,1 triliun,” pungkasnya. (agf/c18/fal)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…