Sebelumnya, Tim DVI Polda Sulsel juga sudah berhasil mengidentifikasi jenazah pramugari Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport tersebut. Jenazah korban yang ditemukan pada Senin (19/1) itu teridentifikasi sebagai Florencia Lolota Wibisono. Jenazah korban ditemukan tidak jauh dari ekor pesawat yang sudah terpisah dengan bagian pesawat lainnya.
”Sudah teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono,” terang Didik pada Rabu (21/1).
Secara keseluruhan ada 10 korban kecelakaan pesawat tersebut. Masing-masing terdiri atas 7 orang kru pesawat, termasuk pilot dan kopilot. Kemudian 3 orang pegawai KKP yang tengah melaksanakan tugas. Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian para korban di Gunung Bulusaraung. Saat ini, ribuan personel masih melaksanakan operasi SAR.(*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…