

Wahyu Adi Pratama (foto:ANTARA)
WAMENA – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Papua Pegunungan mendorong pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Jayawijaya guna mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.
Ketua Kelompok SPPG Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama di Wamena, Selasa, mengatakan sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Jayawijaya terus didorong untuk dapat memenuhi standar pemenuhan harian program MBG.
“Saat ini kita telah memiliki tiga dapur MBG, dan setiap dapurnya melayani 3.000-4.000 penerima manfaat. Sayur yang dibutuhkan setiap porsinya adalah 200 gram, sehingga 200 gram dikali dengan estimasi penerima manfaat anggaplah 10.500, maka sayuran segar yang dibutuhkan setiap harinya mencapai 2,1 ton,” katanya.
Menurut dia, untuk sayuran ada yang tidak terpakai atau rusak sehingga membutuhkan penanganan ekstra dalam memenuhi standar pelayanan program MBG di Kabupaten Jayawijaya.
“Kami gunakan seluruh jenis sayuran yang tumbuh di wilayah Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya seperti buncis, kubis (kol), kentang, kancang panjang, sawi, bayam, termasuk kangkung yang biasa didatangkan dari Jayapura melalui usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pemenuhan sayuran untuk program MBG di Kabupaten Jayawijaya masih sangat kekurangan sehingga pihaknya harus mencari hingga ke luar Wamena.
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…