

Isak Chogayanak Giay (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Usai menuliskan komentar di salah satu kolom postingan, akun media sosial facebook Relawan Ganjar Pranowo di Papua, terblokir sepihak. Ketua Relawan Sahabat Ganjar tanah Papua, Isak Chogayanak Giay, menyebut peristiwa pemblokiran atau hilangnya akun medsosnya dirasa janggal. Sebab, diblokir tanpa alasan jelas dari pihak facebook dan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Isak menjelaskan, lewat akun facebook orang terdekatnya ia menulis komentar kata bijak dari Pendeta Dominee Izaak Semuel Kijne yang berbunyi “Barang siapa yang bekerja di tanah ini dengan jujur, dengar dengaran, maka ia akan berjalan dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain”
Sambungan dari komentar tersebut juga berbunyi “Dan setelah darah manusia Papua dan tulang belulang Papua sudah kutuk dia mau 1000x maju presiden pun tra akan terpilih. Ingat itu, doa orang Papua besar hikmatnya. Karmanya menanti Prabowo, selamat menikmati”
“Setelah menulis komentar tersebut, akun saya hilang. Kami sangat dibatasi dalam berkampanye lewat media sosial, sehingga itu kami minta kepada Kominfo untuk kerja sama yang baik,” ucap Isak kepada wartawan, Sabtu (27/1).
Ia mengaku pemblokiran akun relawan Ganjar Pranowo miliknya terjadi sejak (26/1) bertepatan dengan kunjungan Gibran di Papua pada Jumat lalu. Bahkan, akun miliknya hilang dari kotak pencarian aplikasi facebook.
“Ada keanehan dalam proses pemblokiran akun milik kami, tim relawan Ganjar Pranowo yang sudah berdiri sejak dua tahun lalu merasa dirugikan oleh pihak facebook dan Kominfo,” kata Isak.
Pihaknya mengimbau masyarakat berkampanye secara sehat melalui media sosial, sekalipun berbeda pilihan calon pasangan presiden. “Mari berkampanye secara damai demi memenangkan kandidat dari masing masing Paslon dengan cara kita masing masing. Dan tidak boleh menyebarkan hoax,” ujarnya.
Ia juga berharap pendukung Paslon lainnya salin menghargai dan saling menjaga keamanan di Papua dengan berpolitik yang baik. (fia/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…