

Pj Wali Kota Dr Frans Pekey, MSi (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA–Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengharapkan dalam penyusunan program kegiatan pembangunan harus menyesuaikan dengan kemapuan anggaran dalam APBD. Karena itu, semua usulan program yang dibuat harus dalam dibuat dalam skala prioritas.
“Skala prioritas ini yang urgent berdasarkan prioritas pembangunan, prioritas otonomi khusus kemudian prioritas yang berdampak luas, seperti kebencanaan, misalkan banjir, kebakaran, dan longsor.” ungkap Frans Pekey kepada wartawan usaia membuka Musrenbang tahun anggaran 2025 di Aula Sian Soor kantor Wali Kota Jayapura, Senin (25/3).
Menurut Frans Pekey, Kota Jayapura adalah kota heterogen, kota yang sangat majemuk. Oleh karena itu, dalam penyusunan program pembangunan jangan mengabaikan dan penting untuk menjaga kearifan lokal. Ada kebijakan adat dan peningkatan sumberdaya manusia. Hal ini penting supaya ada keseimbangan antara penduduk lokal.
“Penting supaya ada keseimbangan antara penduduk lokal yang di mana-mana relatif termarjinalkan di seluruh dunia,” ujarnya
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…