Categories: BERITA UTAMA

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

JAYAPURA – Pemerintah pusat diketahui kembali melanjutkan program pemekaran wilayah di Papua sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan informasi yang beredar Provinsi Papua direncakan akan dimekarkan menjadi dua, dengan salah satunya adalah Provinsi Papua Utara. Isu ini telah beredar luas di media sosial (Medsos).

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, Nabire, dan Waropen.
Pemekaran ini dengan dalil untuk mempercepat pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Akan tetapi isu inipun mendapatkan beragam pandangan dari kalangan masyarakat terutama akademisi, salah satunya adalah Guru Besar Bidang Antropologi Universitas Cendrawasih (Uncen) Prof. Dr. Fredrik Sokoy, S.Sos, M.Si. Kepada Cenderawasih Prof. Sokoy berpendapat bahwa pemekaran wilayah, termasuk pemekaran Papua Utara harus didahului kajian matang. Seperti melalui melalui pertimbangan politik, ekonomi, akses transportasi atau bahkan komunikasi, hingga persamaan adat dan budaya.

Meski begitu ia mengatakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan di wilayah Papua. Dosen antropologi Uncen itu mengajak semua masyarakat Papua untuk membiarkan pemekaran itu terjadi meski, dengan berat hati.

“Dengan berat hati kita katakan, terpaksa harus terima dalam menjaga kebersamaan diantara kita di Papua. Demi terwujudnya pelayanan publik yang akomodatif dan inklusif, maka biarkan pemekaran ini kita terima,” kata Prof. Sokoy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/1).

Menurutnya, jika menolak hanya karena masalah anggaran maka, sangat tidak sesuai dan sangat berada di bawah standar yang wajar. Ini ia sampaikan mengingat empat (4) Daerah Otonom Baru (DOB) sebelumnya dan enam (6) provinsi Papua secara keseluruhan hingga saat ini roda pemerintahan berjalan aman.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

4 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

5 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

5 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

6 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

6 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

7 hours ago