Fakhiri menekankan agar MRP tetap fokus pada tiga mandat utama, yakni perlindungan hak OAP, pemberdayaan perempuan, serta kerukunan umat beragama. Ia meminta ketiga hal tersebut diperkuat melalui regulasi daerah sebagai dasar memperjuangkan kebijakan di tingkat pusat. “Saya bisa bicara kuat di Jakarta kalau MRP fokus pada tiga hal itu,” tegasnya.
Gubernur juga menyatakan kesiapannya untuk hadir secara berkala dalam forum MRP guna melakukan evaluasi program dan kebijakan pemerintah daerah.
Menutup pertemuan, Fakhiri mengingatkan agar MRP tidak terlibat dalam polemik di luar, melainkan tetap menjaga peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam membangun Papua. “MRP tidak perlu menanggapi polemik. Kita harus saling melengkapi dan bersinergi untuk membangun Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…