Fakhiri menekankan agar MRP tetap fokus pada tiga mandat utama, yakni perlindungan hak OAP, pemberdayaan perempuan, serta kerukunan umat beragama. Ia meminta ketiga hal tersebut diperkuat melalui regulasi daerah sebagai dasar memperjuangkan kebijakan di tingkat pusat. “Saya bisa bicara kuat di Jakarta kalau MRP fokus pada tiga hal itu,” tegasnya.
Gubernur juga menyatakan kesiapannya untuk hadir secara berkala dalam forum MRP guna melakukan evaluasi program dan kebijakan pemerintah daerah.
Menutup pertemuan, Fakhiri mengingatkan agar MRP tidak terlibat dalam polemik di luar, melainkan tetap menjaga peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam membangun Papua. “MRP tidak perlu menanggapi polemik. Kita harus saling melengkapi dan bersinergi untuk membangun Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…