

Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano memberikan sambutan saat menghadiri undangan ibadah syukur di Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (22/5). (Foto/Istimewa)
Dua Periode Jadi Walikota Jayapura, Banyak Hal Telah Dibangun.
JAYAPURA-Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Provinsi Papua yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025, dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Benhur Tomi Mano- Constan Karma terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Seperti Kamis (22/5). Giliran warga di Koya Timur, Distrik Muara Tami yang memberikan dukungan kepada paslon Nomor urut 01 tersebut. Dalam sambutannya BTM mengenang kembali keberhasilannya selama memimpin Kota Jayapura dua periode.
Banyak hal yang gelah ia kerjakan untuk pembangunan Kota Jayapura. Mulai dari Jembatan Merah, Pembangunan Rumah Sakit Ramela serta capaian lain yang telah ia suguhkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura.
Oleh sebab itu, ia mengajak mengajak masyarakat Papua untuk tidak ragu memberikan dukungan kepada mereka pada PSU mendatang.
“Kehadiran Jembatan Merah sangat dirasakan manfaatnya, bukan hanya oleh warga Kota Jayapura, tetapi juga oleh masyarakat di Kabupaten Keerom. Para petani di Koya Timur, Koya Barat, hingga Arso kini lebih mudah memasarkan hasil bumi mereka. Tak perlu lagi memutar jauh lewat Nafri,” ujar BTM saat memberikan sambutan dalam acara ibadah syukur di Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (22/5).
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…