“Pembinaan BUMD tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus diarahkan agar BUMD mampu meningkatkan kinerja, memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah, serta menjadi salah satu sumber penguatan APBD Provinsi Papua,” ujarnya.
Fraksi Golkar juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap seluruh rekomendasi dan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemprov Papua diminta menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara serius, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan demikian, DPR Papua dapat memastikan seluruh rekomendasi BPK benar-benar diselesaikan dan tidak kembali menjadi temuan berulang pada pemeriksaan berikutnya.
“Pengelolaan aset daerah, perlindungan tenaga honorer dan PPPK, penguatan BUMD, serta penyelesaian rekomendasi BPK merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah di tengah keterbatasan fiskal Papua,” pungkas Yermias. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Sementara itu, tingkat inflasi bulanan (month to month/m-to-m) berada di angka 0,96 persen dan tingkat…
Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, mereka menempati eks gedung puskesmas Mopah Baru yang ada di…
Kondisi tersebut disampaikan dalam penjelasan terkait perkembangan cuaca dan iklim di wilayah Papua Selatan, menyusul…
Wakil Gubernur Papua Barat Daya mengatakan tanah yang telah diwakafkan harus memiliki dokumen hukum yang…
Para mahasiswa keperawatan diminta tidak hanya mengejar profesi, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kesiapan…
Daerah Otonom Baru (DOB) itu, kata dia, bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan…