Categories: METROPOLIS

Pemkot Jayapura Sudah Bayarkan Semua Dana Dukungan Pemilu

JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura Akhirnya telah membayar atau menyalurkan semua anggaran untuk mendukung pemilihan kepala daerah kepada empat lembaga penyelenggara di kota Jayapura.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Desi Yanty Wanggai, Rabu (17/7) lalu.

“Pemerintah Kota Jayapura telah menyalurkan anggaran Pemilihan Kepala Daerah  kepada 4 lembaga penyelenggara,” kata Desi Yanty Wanggai.

Lanjut dia, dukungan dana Pilkada tersebut dilakukan pemerintah kota Jayapura setelah ada penandatanganan NPHD antara pemerintah kota Jayapura dengan pihak terkait tersebut.  Adapun empat penyelenggara tersebut,  KPU, Bawaslu, Kodim dan Polresta.

“Untuk KPU, Bawaslu dan Kodim, anggarannya sudah disalurkan 100 persen pada bulan Juni, sesuai dengan ketentuan 5 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada tanggal 27 November.

Sedangkan untuk Polresta, baru saja disalurkan karena menunggu koordinasi dengan Kesbangpol dan juga pihak Polresta yang masih mengurus rekening,”katanya.

Dia mengatakan, total anggaran yang disalurkan pemerintah Kota Jayapura untuk mendukung kegiatan Pilkada di Kota Jayapura itu mencapai Rp 97 miliar.  Kesiapan anggaran itu dimulai dari APBD 2023 dan APBD induk 2024.

Selain 4 penyelenggara yang mendapat dukungan dana pemerintah Kota Jayapura,  pihaknya juga memastikan akan memberikan dukungan anggaran kepada potensi-potensi lainnya yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Pemilukada 2024 ini meskipun tidak dilakukan penandatanganan NPHD seperti penyelenggara tersebut.

“Nantinya ada potensi-potensi lain yang akan kita akomodir. Sesuai ketentuan untuk petugas penyelenggara pemilu, pemerintah daerah wajib untuk melindungi dengan BPJS ketenagakerjaan. Tapi kami menunggu data dari Kesbangpol, terkait dengan jumlah TPS dan jumlah KPPS,” katanya.

Karena sudah pasti jumlah KPPS yang akan terlibat tidak lagi sama dengan penyelenggaraan pemilihan Presiden dan DPR yang sudah dilaksanakan pada Februari lalu.  Di mana saat itu ada 940 TPS dan pemerintah kota Jayapura menganggarkan Rp 105 juta untuk menjamin BPJS Ketenagakerjaan bagi para anggota KPPS tersebut.  “Tetap untuk Pilkada serentak nantinya, hanya 50 persen  yang dikeluarkan untuk Pemilu.

Sekitar Rp 60 sampai Rp 70 juta. Tapi itu nanti di APBD perubahan. Kita juga harus anggarkan Desk Pilkada dan sudah disampaikan oleh Kepala Kesbangpol sedang dibuat SK-nya,”tambahnya.(roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

1 day ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

1 day ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

1 day ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

1 day ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

2 days ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

2 days ago