Categories: METROPOLIS

Pj Walikota Minta Juru Parkir Liar Ditertibkan

JAYAPURA– Salah satu persoalan penting yang disampaikan masyarakat kepada penjabat Walikota Jayapura dalam kesempatan coffee morning beberapa waktu lalu adalah, terkait maraknya kehadiran juru parkir  liar di beberapa titik di wilayah kota Jayapura.

  Hal ini dianggap meresahkan, karena pungutan yang diberlakukan juga cukup besar, sehingga masyarakat cenderung merasa terganggu dengan kehadiran para petugas parkir liar tersebut.

Penjabat Walikota Jayapura,  Christian Sohilait langsung meminta kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura untuk segera menertibkan para juru parkir liar yang tersebar di beberapa kawasan di Kota Jayapura itu.

   “Saya sudah minta kepada Kepala Bapenda untuk tolong parkiran itu dipantau.  Yang liar-liar itu kita perlu pantau, kalau memang perlu diambil kita ambil saja,” kata  Christian Sohilait.

Christian Sohilait (foto:Robert Mboik/Cepos)

    Dia menegaskan, bagi masyarakat pengguna areal parkir tepi jalan diminta hanya memberikan uang parkir kepada petugas parkir yang legal dan disiapkan oleh Pemkot  Jayapura melalui Badan  Pendapatan Daerah.  Di mana para petugas parkir yang resmi itu memiliki atribut khusus dan besaran uang parkiran juga sudah ditentukan sesuai dengan peraturan daerah di Kota Jayapura.

   “Saya pikir untuk besaran retribusi parkir itu sudah diatur,  ada aturannya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga tidak boleh dipungut di luar ketentuan pemerintah,” ujarnya.

   Mantan Sekda Lanny Jaya itu mengaku, ada sejumlah persoalan dasar lainnya yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan coffee morning tersebut.  Sehingga cara penyelesaiannya  juga harus dilakukan secara bersama-sama dan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait.  Tidak hanya sebatas pada persoalan petugas parkir liar,  tapi ada persoalan lain seperti masalah banjir, masalah lampu jalan dan persoalan lainnya.

   “Termasuk pekerjaan yang sifatnya hanya peningkatan-peningkatan di Kali Acai,  sementara saya bilang stop dulu. Saya larang mereka untuk kerjakan pelebaran pelebaran sungai ini.  Semua lapor dulu, saya mau lihat, kalau hanya peningkatan-peningkatan, stop. Kita mau  misalnya satu kali  kerjakan 9 meter ke bawah, kita kerja itu jangan tanggung-tanggung, begitu,” tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

11 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

12 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

13 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

14 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

16 hours ago