

Penandatanganan berita acara penyerahan aset bangunan gedung Pasar Skouw dari BNPP kepada Pemprov Papya di PLBN, Jumat (16/5). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Indonesia menyerahkan aset bangunan gedung Pasar Skouw kepada Pemerintah Provinsi Papua, di Pos Lintas Batas Negara, Jumat (16/5).
Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menerangkan jika pembangunan Pasar Skouw dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersamaan dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di di atas lahan milik Pemprov Papua.
“Dengan serah terima antara Pemprov dengan BNPP, maka persoalannya sudah selesai terkait masalah aset. Begitu juga dengan pengelolaannya,” kata Gubernur Ramses kepada wartawan.
Sambung Ramses, selanjutnya tinggal bagaimana Pemprov kerja sama dengan PLBN khususnya BNPP untuk membangun kawasan ini bisa menjadi produkstif dan menjadi kawasan yang bisa menghasilkan bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.
“Setelah penyerahan, nanti kita pelajari. Termasuk melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat, para ketua adat dan para ondo yang ada di sini. Mereka juga harus tahu dengan proses yang terjadi saat ini, bahwa telah terjadi perubahan pengelolaan,” kata Ramses.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…