

Gubernur Matius D Fakhiri (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyiapkan pembangunan sebanyak 14 ribu rumah rakyat yang akan dilaksanakan 2026 secara bertahap di seluruh wilayah provinsi itu dengan pembangunan pertama di kawasan pesisir sebagai lokasi percontohan awal.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menata kawasan permukiman yang lebih layak dan terencana.
“Untuk tahap awal, kami fokuskan di wilayah yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu sebagai percontohan di kawasan pesisir perkotaan,” katanya di Jayapura, Jumat (16/1).
Menurut Fakhiri, di wilayah perkotaan dimulai dari pulau kosong dan sekitarnya. Untuk itu, pihaknya kini sedang gencar melakukan koordinasi dan konsolidasi bersama Pemkot Jayapura.
“Kami telah mengusulkan pembangunan 14 ribu unit rumah untuk satu tahun anggaran, yang nantinya dibagi secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Papua,” ujarnya.
Dia menjelaskan oleh sebab itu tahap pertama yang bakal dilakukan menjadi contoh agar dapat dilihat langsung oleh masyarakat. “Setelah model pembangunannya berjalan baik, baru kami dorong ke wilayah lain secara bertahap, tentunya dengan mengutamakan kearifan lokal di daerah tersebut, ” katanya.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…