

Frans Pekey. (Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura akan siap memberikan sanksi sosial bagi warga yang tukang mabuk, yang sering mabuk-mabukkan di jalan atau tempat umum. Hal ini menyikapi masih tingginya angka kriminalitas di Kota Jayapura yang disebabkan karena minuman keras hingga banyak menelan korban jiwa.
“Kita akan serius sikapi untuk memberantas orang-orang mabuk di kota ini,” tegas Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey.
Frans Pekey mengaku sudah membicarakan hal ini dengan pimpinan Forkopimda. Ia meminta agar dalam operasi Miras, apabila kedapatan ada yang mabuk-mabukkan di jalan atau saat membawa kendaraan agar diberikan sanksi sosial.
“Lalu kemudian tanya orangnya itu dari mana, suku mana, daerah mana, orang tua atau keluarganya tinggal di mana. Sanksinya kita pakaikan dia rompi atau stiker bertuliskan ‘Saya Pemabuk dan Saya Berhenti’, lalu kita bawa dia dan antar ke keluarganya langsung,” ungkap Frans Pekey.
Menurut Frans Pekey, sanksi sosial ini harus dipakai, supaya ada efek jera dan rasa malu dari dalam diri sendiri ataupun keluarganya. Sehingga dari situ bisa saling ada pengawasan dari keluarganya juga, sehingga tidak semuanya menumpuk ke pemerintah.
“Pemerintah bukan segalanya, tetapi harus mulai dari dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Kita sedangkan pikirkan hal ini agar nanti bisa diterapkan kepada warga yang masih berkeliaran mabuk di jalan-jalan,” tutup Frans Pakey. (ceposonline)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…