

Wali Kota, Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru saat memberikan arahan krpada warga di dalan pasar usai penertiban, Rabu (15/4). (foto:Takim/Cepos)
Melihat Upaya Pemkot Jayapura Merevitalisasi Bangunan Pasar Entrop
Keberadaan Pasar Entrop, selama ini seolah jauh dari pengawasan aparat Pemerintah Kota Jayapura. Bangunan di kawasan pasar ini pun banyak beralih fungsi dan banyak penyimpangan terjadi, hingga akhirnya Wali Kota Jayapura Abisai Rollo turun langsung menertibkan kawasan pasar ini, Rabu (15/4).
Laporan : Mustakim Ali_Jayapura
Pagi itu, suasana di Pasar Entrop tak mencerminkan harapan besar yang pernah disematkan saat pertama kali dibangun. Di antara lorong-lorong yang seharusnya menjadi pusat aktivitas jual beli, justru tampak tumpukan sampah, genangan air di selokan, dan sekat-sekat liar yang mengubah fungsi bangunan.
Pasar rakyat yang berdiri megah ini diresmikan pada 15 Agustus 2018. Dengan anggaran fantastis mencapai Rp25 miliar dari APBN (Rp15 miliar dari APBN induk dan Rp10 miliar dari APBN perubahan), Pasar Entrop dirancang sebagai pusat perdagangan modern yang bersih, tertata, dan nyaman. Bahkan, pembangunannya terintegrasi dengan rencana Terminal Tipe A sebagai penyangga aktivitas ekonomi kota.
Namun, kenyataan hari ini justru berbanding terbalik. Saat Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, turun langsung melakukan penertiban bersama Wakil Wali Kota Rustan Saru dan aparat terkait, kondisi pasar memperlihatkan wajah kusam yang memprihatinkan.
Los dan lapak yang dibangun untuk pedagang justru banyak beralih fungsi. Ada yang disulap menjadi tempat tinggal, kos-kosan, hingga dapur dan kamar mandi darurat. Tak sedikit pula yang dibobol untuk memperluas ruang secara sepihak, menghilangkan prinsip keadilan bagi pedagang lain.
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…