Categories: LINTAS PAPUA

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Tak Diterima Pemerintah, Pendemo Ancam Akan Turunkan Massa yang Lebih Besar

SORONG – Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka menolak pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan menuntut pendidikan gratis di seluruh Tanah Papua. Aksi tersebut dipicu kasus dugaan keracunan yang dialami 26 pelajar dan lima guru SMP Muhammadiyah Al Amin Kota Sorong setelah mengonsumsi MBG beberapa waktu lalu.

Dari pantauan media ini, massa aksi membakar ban bekas dan berorasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya. Massa juga membawa sejumlah poster berisi tuntutan, di antaranya “PAPUA DARURAT PUTUS SEKOLAH”, “KERACUNAN MBG = TRAUMA DAN ANAK TAKUT SEKOLAH”, “PRABOWO STOP JADIKAN RAKYAT SEBAGAI KELINCI DARI MBG BERACUN”, serta “DEMI MASA DEPAN PAPUA, GRATISKAN PENDIDIKAN DI SELURUH TANAH PAPUA”.

Penanggung Jawab Aksi Tolak MBG, Yosep Nauw mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap program MBG sekaligus tuntutan agar pemerintah menggratiskan pendidikan mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi di seluruh Tanah Papua.

“Hari ini kami turun aksi dengan satu isu, yaitu tolak MBG dan gratiskan pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi di seluruh Tanah Papua,” kata Yosepus.

Menurutnya, massa aksi bergerak dari dua titik, yakni Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) dan kawasan Sorong City, sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur Papua Barat Daya.

Yosep mengatakan, massa memilih Kantor Gubernur Papua Barat Daya sebagai lokasi aksi karena pemerintah provinsi dinilai memiliki kewenangan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.

Namun, hingga aksi berlangsung, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya tidak menemui massa.

“Tujuan kami bukan ke mereka tiga, tapi tujuan kami ke wakil gubernur yang hari ini sebagai pelaksana atau Ketua Badan Gizi Daerah di Provinsi Papua Barat Daya,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

8 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

15 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

16 hours ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

18 hours ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

19 hours ago

OPD Diminta Maksimalkan Target PAD

Ia menegaskan bahwa arahan tersebut harus menjadi pedoman bagi para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah…

20 hours ago