Categories: METROPOLIS

Tata Ulang Keseluruhan, Tidak Ada Lagi Tempat Tinggal Kos dan Praktik Pungli

Di beberapa titik, bahkan terpampang jelas tulisan “Disewakan 400/bulan” di depan los. Fakta ini menampar keras tujuan awal pembangunan pasar. Fasilitas publik yang dibangun dengan uang negara, justru diperjualbelikan dan disewakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Lebih ironis lagi, sejumlah pedagang mengaku membeli los hingga Rp10 juta dari penghuni pertama yang sebelumnya terdata oleh dinas terkait. Praktik jual beli dan sewa inilah yang diduga menjadi akar persoalan, memicu ketidakteraturan sekaligus membuka ruang pungutan liar (pungli).

Alih-alih menjadi pusat perdagangan yang hidup dan tertib, Pasar Entrop kini berubah menjadi kawasan kumuh. Lorong-lorong pasar tak lagi nyaman dilalui, selokan dipenuhi sampah, dan bau tak sedap menyengat di berbagai sudut. Aktivitas jual beli pun seolah kalah oleh praktik-praktik menyimpang yang terus berlangsung.

Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi Pemerintah Kota Jayapura, khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop), yang bertanggung jawab atas pengelolaan pasar.

Melihat langsung situasi tersebut, Abisai Rollo tak bisa menyembunyikan kegeramannya. Ia memerintahkan aparat Satpol PP untuk memasang garis pengamanan dan menggembok sejumlah los yang status penghuninya tidak jelas.

Langkah tegas ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap penyalahgunaan fasilitas publik. Namun di balik tindakan tersebut, terselip pertanyaan besar: bagaimana pengawasan bisa begitu longgar, hingga pasar bernilai miliaran rupiah ini berubah fungsi?

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi III DPRP Audiens dengan Manajemen RSUD Merauke

Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…

2 days ago

Kapolda Papua Tengah Dorong Pemkab Intan Jaya Bangun Mapolres

Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…

2 days ago

Kepiting Bakau Timika Ekspor Perdana ke Malaysia

Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…

2 days ago

Stama Ops Polri Soroti CCTV dan Minimnya Steward

Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…

2 days ago

Tindak Tegas Anggota yang Langgar Prosedur

Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…

2 days ago

Cek Stadion LE, DPRP Siap Dukung Pemulihan

Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…

2 days ago