Categories: METROPOLIS

Hasil Seleksi DPRP Jalur Pengangkatan Diprotes

  “Jadi ruang itu saya berikan kepada mereka dan silahkan bersurat secara resmi. Kalau bisa Kamis (16/1), jika kemudian mereka tidak datang, berarti mereka tidak serius. Sehingga saya akan laporkan ke Mendagri dengan catatan-catatan kalau mereka tidak menjawab. Namun kalau mereka menjawab secara legal standingnya bisa dipertanggungjawabkan,” sambungnya.

  Ramses juga menyatakan pihaknya akan memverifikasi hasil keputusan Pansel. Jika ditemukan kekeliruan, ia akan meminta pansel memperbaiki proses tersebut. “Hasilnya nanti akan kami laporkan ke Mendagri. Nanti keputusan ada di Mendagri,” ucap Ramses.

  Sementara itu, Ketua Dewan Adat Sentani, Daniel Toto, memastikan surat resmi berisi bukti kecurangan Pansel akan diserahkan Kamis (16/1). Daniel mengkritik Pansel yang dianggap tidak menjalankan Peraturan Pemerintah Nomor 106 dan prosedur seleksi internal.

  Ia juga menyesalkan Pansel yang tidak melibatkan dewan adat dalam memberikan skor atau penilaian calon peserta. Dewan Adat Papua merasa dilecehkan akibat pelanggaran aturan dan ketidaktransparanan dalam proses seleksi.

  Daniel menyoroti kejanggalan penetapan nama tanpa rekomendasi dewan adat, seperti pada Cicilia Mehue. “Cicilia, lulusan baru dari Amerika, disebut tiba-tiba lolos tanpa melalui prosedur yang seharusnya,” jelasnya.

  Kata Daniel, dalam proses seleksi yang dilakukan Pansel, ada temuan menggunakan uang. Untuk kasus ini, pihaknya sudah melaporkannya ke Polda Papua dan akan memasukkan bukti-buktinya.

  “Kamis (16/1), kami akan serahkan laporan secara resmi dan tertulis tentang pelanggaran yang dilakukan Pansel kepada Pj gubernur,” tegasnya.

  Sementara itu, massa memegang spanduk bertuliskan “Pansel melakukan penilaian menggunakan kacamata kuda”. Ada juga tulisan “Menolak tegas hasil keputusan Pansel nomor 6 dan 7/Pansel -PP/I/2025 karena terindikasi kolusi, korupsi dan nepotisme”

  Sekadar diketahui, massa yang berjumlah puluhan orang ini menduduki kantor gubernur sejak pukul 10:15 WIT dan bubar sekira pukul 14:40 WIT usai melakukan pertemuan dengan Pj Gubernur Papua. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

​Drainase Tersumbat, Banjir Meluap di Pasar Youtefa

  Kawasan Pasar Induk Youtefa yang berada di Distrik Abepura menjadi salah satu titik terdampak…

7 hours ago

8 Satwa Liar Ditemukan Mati Akibat Karhutla

”Dari 100 satwa itu, kami follow up-nya ada 7 orang utan kami sudah lepasliarkan di…

13 hours ago

Diboikot Media, Gedung Putih Luncurkan  Trump TV

Gedung Putih meluncurkan stasiun televisi baru bernama "Trump TV". Hal ini setelah beberapa media televisi…

14 hours ago

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

1 day ago

Jayawijaya Kabupaten Pertama di Papua Pegunungan Terima Bantuan Bencana Kekeringan

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…

1 day ago

Pemerintah Jamin, Puskesmas yang Ditinggal Nakes Non OAP Tidak Akan Ditutup

Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…

1 day ago