

Massa yang mengatasnamakan Forum Peduli Kursi Pengangkatan Masyarakat Adat Tabi-Saireri, saat melakukan demo dan berorasi di halaman Kantor Gubernur Papua, Rabu (15/1). (foto: Elfira/Cepos)
Gubernur: Saya Netral dan Tidak Cawe-cawe
JAYAPURA – Sejumlah orang yang mengatasnamakan forum peduli kursi pengangkatan masyarakat adat Tabi-Saireri, berorasi di halaman Kantor Gubernur Papua, Rabu (15/1). Mereka kemudian memaksa masuk ke dalam ruang kantor gubernur, sebelum gubernur menemui mereka.
Aksi yang dilakukan ini lantaran tidak terima dengan penetapan anggota DPRP mekanisme pengangkatan, yang telah ditetapkan panitia seleksi (Pansel) pada Sabtu (11/1) lalu. Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong mengaku hingga kemarin pihaknya belum menerima hasil pengumuman dari Pansel.
“Sehingga saya sampaikan kepada perwakilan yang protes bahwa Pansel itu mandiri, dari awal dibentuk sampai akhir, saya menjaga integritas untuk bersikap netral dan tidak memihak siapa pun,” ucap Ramses usai mendengarkan penjelasan dari perwakilan yang protes dengan seleksi DPRP jalur pengangkatan.
Ramses mengaku sejak Pansel dilantik di Jakarta, sejak awal dirinya sudah mengingatkan agar memilih yang terbaik dari perwakilan Tabi-Saireri untuk membangun Papua. “Saya bersikap netral dan tidak ada cawe-cawe, saya cuman mengharapkan ke Pansel saat itu pilihlah orang-orang yang mampu membawa Papua lebih baik dan sejahtera,” ujarnya.
Namun dalam prosesnya, kata Ramses, ada pihak yang keberatan dengan hasil seleksi. Ia pun menyarankan agar silahkan membuat surat resmi agar disampaikan ke Pansel perihal keberatannya.
Sedangkan dari sisi hukum, lanjut Ramses, bagi yang merasa tidak puas silahkan ajukan gugatan di PTUN. “Jika ada hal-hal yang tidak sesuai, saya juga akan sampaikan ke Pansel, dan mereka punya integritas untuk itu. Tetapi kemudian ada yang tidak puas, berarti ada masalah menurut kelompok yang tidak puas tadi,” ucapnya.
Page: 1 2
Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…
Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…
Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…
Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…
Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…