

Yoris Raweyai
JAYAPURA – Lama tak terdengar kabarnya, nama Yoris Raweyai tiba – tiba pamit untuk kembali bertarung. Pria yang menjabat sebagai anggota DPD RI perwakilan Papua ini pamit diri karena akan mengambil dapil Papua Tengah.
“Iya saya akan maju sebagai anggota DPD dari Papua Tengah. Saya kesini (Jayapura) untuk mengapresiasi para pimpinan di Papua, Kapolda, Pangdam, Kabinda, mahasiswa dan muspida lainnya yang sudah membantu suksesnya pesta demokrasi periode lalu,” jelasnya kepada wartawan di Hotel Suny Abepura, Rabu (14/12) malam.
Yoris beralasan bahwa dengan Otonomi Baru ini ada peluang membangun tanah Papua dalam semua aspek sesuai dengan roh dan semangat Otsus. Ia ingin focus pada isu pendidikan dan kesehatan dimana terlihat banyak yang belum sesuai harapan.
“Dari Otsus kedua saya mencoba memulai sesuatu yang baru. Membangun kolaborasi dengan para Caleg untuk membangun Papua Tengah soal pendidikan dan kesehatan. Jika Otsus diperkuat dengan bagi hasil kami pikir masih bisa sehingga Papua Tengah akan menjadi contoh terkait pendidikan dan kesehatannya,” jelasnya.
“Kami ingin public melihat Tanah Papua dari Papua Tengah,” tambahnya. Yoris optimis untuk maju sebab dari pengalaman 2019 kemarin ia meraih dukungan yang sangat baik dan itu dari Papua Tengah.
“Untuk pendidikan dan kesehatan kami sudah mengkonsep dan berdiskusi dengan kadis pendidikan dan kesehatan. Kami coba inventarisir penduduk tidak lebih 2 juta. Jika kesehatan otomatis harus free dan pendidikan dimulai dari Paud sesuai dengan amanat Otsus. Saya optimis dan akan focus,” tambahnya.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…