Categories: METROPOLIS

Selain Ganja, Peredaran Sabu Jadi Perhatian Serius

 

JAYAPURA-Aparat gabungan TNI dan Polri belum lama ini berhasil mengamankan lokasi ladang ganja di wilayah Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa peredaran ganja di wilayah pegunungan Papua semakin meluas.

  Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, mengungkapkan bahwa penyebaran ganja di Papua Pegunungan tersebar di beberapa wilayah seperti Pegunungan Bintang, Wamena, Yahukimo, dan Kabupaten Yalimo. Sementara di wilayah pesisir, penyebaran ganja ditemukan di daerah Senggi, Sentani, hingga Genyem.

   “Bahkan sebelum bulan puasa kemarin, kami berhasil mencabut sekitar 10 batang pohon ganja di Senggi. Tanaman-tanaman tersebut tingginya cukup mencolok dan sudah kami amankan,” ujar Alfian saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/4).

   Selain ganja, peredaran narkotika jenis sabu-sabu juga menjadi perhatian serius. Sabu-sabu disebut banyak beredar di kawasan pertambangan, terutama di area Freeport Timika dan Boven Digoel. Wilayah lain yang juga terindikasi tinggi penyebaran sabu-sabu antara lain Merauke, Biak, Nabire, dan Kota Jayapura.

  “Penyebaran sabu-sabu paling tinggi di Timika, khususnya di daerah pertambangan. Boven Digoel juga cukup tinggi karena daerah tambang,” jelasnya.

   Ia menambahkan, petugas kerap mengalami kesulitan dalam memberantas peredaran narkoba karena para pelaku sering bermain kucing-kucingan. “Kadang saat anggota ke lapangan, para pelaku sudah lebih dulu tahu dan melarikan diri,” ungkapnya.

  Di Boven Digoel, modus peredaran sabu-sabu cukup unik karena sebagian besar transaksi dilakukan dengan sistem barter, bukan dengan uang. “Sabu-sabu sering dibarter dengan emas atau barang lainnya, sangat jarang dijual langsung dengan uang,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 hours ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

5 hours ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

6 hours ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

1 day ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

1 day ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

1 day ago