Politisi perempuan yang akrab disapa Herlin Monim itu juga berharap, meski waktu pembahasan cukup singkat, setiap komisi DPR Papua dapat bekerja maksimal. Ia menekankan pentingnya pembahasan detail bersama mitra kerja agar program-program yang dibiayai melalui APBD benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Komisi-komisi DPR Papua harus benar-benar membahas secara mendetail bersama mitra kerja, karena di dalamnya menyangkut kepentingan rakyat. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD Perubahan bisa tepat sasaran,” tandasnya.
APBD Perubahan sendiri merupakan instrumen penting untuk menyesuaikan kebijakan anggaran pemerintah daerah dalam satu tahun berjalan. Perubahan biasanya dilakukan karena adanya penyesuaian pendapatan, pembiayaan, maupun kebutuhan belanja yang mendesak.
“Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, Kami optimistis pembahasan bisa selesai sesuai target. Jika berjalan lancar, RAPBD Perubahan 2025 akan ditetapkan paling lambat pada akhir September 2025,” pungkas Monim. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat…
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menguraikan sejumlah program…
Untuk itu, Kepala Kakanwil Dijenpas Papua, Herman Mulawarman, menyatakan perang terhadap barang terlarang dan pungutan…
Ketua MRP Nerlince Wamuar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua (DPRP), dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan larangan keras terhadap aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di lingkungan…
Kondisi tim lawan dapat dimanfaatkan oleh penggawa Mutiara Hitam untuk misi tiga poin. Persipura wajib…