Categories: METROPOLIS

Massa Desak Pansel DPRP Pengangkatan Dibubarkan

Diduga Ada Unsur KKN dalam Proses Seleksi Calon

JAYAPURA – Puluhan masyarakat, yang mengatasnamakan forum peduli kursi pengangkatan masyarakat adat Tabi-Saireri sampaikan aspirasi di depan Kantor Gubernur Papua, Selasa (12/3).

Mereka datang lantaran merasa kecewa, mengaku sulit menemui Kesbangpol Papua untuk menyikapi persoalan seleksi calon anggota DPRP kursi pengangkatan.

“Betapa sulitnya menemui Kepala Kesbangpol Papua, bahkan kami menyurat untuk audiens dengan gubernur namun tidak diberi akses. Karena itu, demo ini ditujukan kepada Pj Gubernur Papua, lantaran belum menjawab laporan kronologi bukti pelanggaran yang pernah kami laporkan kepada beliau,” kata Rudolf Hugo Tandia Ayomi, perwakilan dari DPRP jalur pengangkatan utusan Kabupaten Yapen yang mengikuti seleksi.

   “Gubernur segera menjawab dokumen pelaporan yang sudah kami serahkan sejak Februari secara kajian teknis hukum,” sambungnya.

   Rudolf dengan tegas meminta panitia seleksi dibubarkan, dan membatalkan semua keputusan Pansel serta melakukan seleksi ulang anggota calon DPR yang tidak terafiliasi dengan KKN dan politik uang.

   “Kami akan mengejar kebenaran, dan semua orang yang melakukan tipu muslihat terutama Ketua Pansel dan sekretaris dalam penyelenggaraan ini harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

5 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

6 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

7 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

8 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

9 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

10 hours ago